Global24cyber.click,Sumsel- Kemacetan Jalan Palembang jambi Antrean kendaraan dilaporkan hingga 40 kilometer akibat adanya truk yang mengalami kerusakan di badan jalan serta banyaknya pengemudi yang nekat melawan arus.
Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel, Kombes Pol Maesa Soegriwo, menyebut kemacetan di Jalintim Palembang-Jambi terjadi sejak Jumat siang pukul 10.30 WIB. Kendaraan menumpuk sampai empat lajur untuk masing-masing arah yang semenstinya hanya dua lajur untuk satu arah.
Kepadatan kendaraan didominasi mobil bertonase. Tak hanya mobil pribadi, pemotor pun sulit melewati jalur yang macet.
Kemacetan terparah berada di Jalintim jalur Palembang-Betung. Penumpukan kendaraan mencapai 35 kilometer dari Pangkalan Balai menuju Sungai Lilin Banyuasin. Kondisi serupa terjadi dari arah Betung menuju Palembang.
Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel Kombes Pol Maesa Soegriwo membenarkan terjadinya kemacetan parah tersebut. Menurut dia, penyebabnya lantaran ada salah satu truk mengalami patah as di badan jalan.
Maesa menyebut Satgas yang berada di lokasi berupaya mengurai kemacetan dan terus melaksanakan patroli roda dua untuk mengantisipasi mobil-mobil yang menyerobot.
Kasatlantas Polres Banyuasin AKP Suwandi menjelaskan, kemacetan dilaporkan terjadi sejak kawasan Sembawa KM 27 hingga Simpang Tiga Betung. Menurut dia, kemacetan dipicu truk yang mengalami kerusakan dan banyaknya kendaraan pribadi yang melawan arus saat kemacetan terjadi.
"Kepadatan lalu lintas di seputaran Kecamatan Betung terjadi akibat masih banyak pengemudi yang nakal menyerobot antrian dengan mengambil jalur berlawanan arah," kata Suwandi.
Suwandi menerangkan, kemacetan terjadi di beberapa titik ruas jalan, seperti di KM 68, KM 64, dan KM 15, akibat adanya truk yang mogok yang terjadi dua hari terakhir. Selain itu, kemacetan juga terjadi di Jalintim KM 27 setelah sebuah truk mengalami patah as.
"Banyaknya kendaraan yang melawan arus menyebabkan arus lalu lintas terkunci," kata Suwandi.
Untuk mengantisipasi kemacetan, polisi melakukan sistem buka-tutup arus lalu lintas. Hingga malam hari, petugas masih berupaya melakukan penguraian arus lalu lintas.
Dari pantauan wartawan kami pada hari Sabtu( 14/3/2026)terjadi lagi kecelakaan mobil membawa material besi dengan mobil mini bus di daerah mendis sampe saat ini belum ada kabar dari pihak terkait ada berapa korban jiwa terkaid insiden tersebut (*)

0 Komentar