Kapolresta Jambi Hadiri Rakor Forkopimda Kota Jambi: Komitmen Kuat Berantas Berandalan Bermotor dan Antisipasi Karhutla


 
Global24cyber.click – Kepala Kepolisian Resort Kota Jambi, Kombes Pol Ananto Herlambang, SIK, MM, menghadiri rapat koordinasi (rakor) pimpinan daerah tahun 2026 yang dilaksanakan di Griya Mayang, Rumah Dinas Walikota Jambi, pada Selasa, 24 Juni 2026, pukul 14.00 WIB. Acara ini dipimpin langsung oleh Walikota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi daerah serta stakeholder terkait, meliputi Wakil Walikota Jambi, Ketua DPRD Kota Jambi, Sekda Kota Jambi, Dandenpom II-2/Jambi, Dandim 0415/Jambi, Kajari Jambi, Ketua PN Jambi, Ketua LAM Kota Jambi, para Kapolsek jajaran Polresta Jambi, Ketua FKDM, Ketua FKUB, Ketua Pemuda Pancasila Kota Jambi, Ketua FORKOM Ormas, para Danramil jajaran Kodim 0415/Jambi, Ketua Forum RT se-Kota Jambi, serta perwakilan Damkar dan BPBD Kota Jambi.
 
Kegiatan ini tidak hanya berupa diskusi koordinasi, tetapi juga mencakup deklarasi bersama yang menegaskan komitmen seluruh elemen untuk mendukung Kota Jambi bebas dari kelompok kriminal bermotor, serta memperkuat upaya antisipasi, pemantauan, dan tindak lanjut kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kota Jambi.
 
Pembukaan Rakor: Bahas Geng Motor, Karhutla, dan Debit Air Surut
 
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jambi membuka rakor dengan menyampaikan bahwa pertemuan ini difokuskan pada pembahasan tiga permasalahan utama yang sedang dihadapi Kota Jambi, yaitu maraknya aktivitas geng motor, potensi dan dampak Karhutla, serta kondisi debit air yang telah surut. Sekda menekankan pentingnya sinergi antara BPBD dan Damkar, serta peran aktif seluruh Camat se-Kota Jambi dalam mengantisipasi dan menanggulangi permasalahan tersebut secara terpadu.
 
Karhutla: Ancaman Serius dengan Dampak Multidimensi
 
Walikota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, dalam penyampaiannya menegaskan bahwa Karhutla merupakan bencana yang harus dihadapi bersama oleh seluruh elemen masyarakat dan pemerintah. Ia menjelaskan bahwa kemarau tahun 2026 diprediksi akan berlangsung hingga September, dengan dampak yang sudah mulai terasa, antara lain gagal panen pada lahan pertanian akibat kekeringan, serta keluhan krisis air bersih dari masyarakat. Fenomena El Nino yang menyebabkan suhu udara panas turut memperparah situasi, di mana debit air mengalami penurunan drastis, dan sekitar 100 ribu warga Jambi masih bergantung pada air sumur untuk kebutuhan sehari-hari.
 
Walikota juga mengungkapkan data bencana kebakaran lahan di Kota Jambi sepanjang Januari–Agustus 2026 tercatat sebanyak 40 kejadian dengan luas lahan terbakar mencapai 35 hektar. Saat ini, kualitas udara di Kota Jambi masuk dalam kategori “Tidak Sehat” dengan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) mencapai 133, di mana parameter kritisnya adalah PM2,5. Dampak dari Karhutla ini sangat luas, berawal dari munculnya titik api, penyebaran asap, penurunan kualitas udara, gangguan kesehatan masyarakat, hingga terganggunya aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kegiatan sehari-hari warga. Untuk penanggulangan, Damkar Kota Jambi saat ini memiliki 15 unit mobil pemadam kebakaran yang siap disiagakan.
 
Dalam upaya penanggulangan Karhutla, Walikota mengeluarkan sejumlah arahan dan kebijakan, antara lain:
 
- Melarang masyarakat membakar sampah atau membuka lahan secara sembarangan;
- Melakukan patroli pemantauan secara rutin di wilayah rawan;
- Menghemat penggunaan air bersih dan mendistribusikannya ke rumah-rumah warga yang membutuhkan, di mana PDAM akan mengirimkan minimal 20 tangki air per hari atau lebih jika diperlukan;
- Mendirikan pos komando antisipasi Karhutla di masing-masing wilayah secara terpadu;
- Mengimbau masyarakat menggunakan masker dan membatasi aktivitas di luar rumah;
- Meminta Kadisdik memantau situasi asap Karhutla, dan jika status siaga tercapai, pembelajaran akan dialihkan ke sistem daring;
- Mewajibkan BPBD membuat posko antisipasi kebakaran, Damkar selalu dalam status siaga, dan PDAM memetakan daerah-daerah yang mengalami kesulitan air;
- Mengajak masyarakat melaksanakan Sholat Istisqa untuk memohon turunnya hujan.
 
Dandim 0415/Jambi: TNI Siaga dan Sinergi Cegah Karhutla
 
Dandim 0415/Jambi, Letkol Inf. Putra Negara, SH, M.Han, memberikan paparan mengenai upaya TNI dalam menghadapi Karhutla. Ia menyebutkan bahwa pada tahun 2026, titik fokus Karhutla tercatat di wilayah Muaro Jambi, precisely di Sei. Gelam–Gambut Jaya dan Air Merah. Pihaknya telah melakukan berbagai upaya pencegahan, mulai dari sosialisasi harian kepada masyarakat, inspeksi langsung ke lokasi rawan, hingga menyiapkan personel yang selalu standby. Strategi yang diterapkan meliputi pelaksanaan apar, koordinasi dengan pihak terkait, evakuasi, dan penanganan dampak (kodal). Dandim menegaskan bahwa TNI selalu siaga dalam menghadapi Karhutla dan akan terus bersinergi dengan seluruh pihak terkait untuk memperkuat antisipasi dan pencegahan.
 
Kapolresta Jambi: Mapping Geng Motor dan Tindakan Tegas Berandalan Bermotor
 
Kapolresta Jambi, Kombes Pol Ananto Herlambang, SIK, MM, menyampaikan bahwa Karhutla merupakan ancaman serius yang harus dihadapi bersama, mengingat kabut asap yang ditimbulkan dapat mengganggu kesehatan, perekonomian, dan aktivitas masyarakat lainnya. Selain Karhutla, pihaknya juga menyoroti masalah kenakalan remaja terkait aktivitas geng motor. Berdasarkan data yang dimiliki, terdapat 11 titik kumpul dan 14 titik tawuran geng motor di Kota Jambi. Sebaran kelompok geng motor ini tercatat di 12 SMA sederajat dan 14 SLTP sederajat di wilayah Kota Jambi.
 
Kapolresta juga mengungkapkan modus terbaru yang digunakan oleh kelompok berandalan bermotor, yaitu berkomunikasi melalui WhatsApp (WA), menggunakan mobil untuk membawa senjata tajam (sajam), dan tidak lagi melakukan live saat melaksanakan aksinya. Untuk mengatasi masalah ini, Polresta Jambi akan melaksanakan KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) Gabungan serta razia knalpot brong secara intensif, guna mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kota Jambi yang lebih kondusif.
 
Kajari Jambi: Penindakan Tegas terhadap Pidana Karhutla dan Kriminal
 
Kajari Jambi, Dr. Kamin, SH, MH, menegaskan bahwa pihak kejaksaan akan mengambil peran sebagai penindak terhadap pelaku pidana Karhutla dan pidana kriminal di Kota Jambi, serta akan terus melakukan koordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan penegakan hukum yang konsisten.
 
Keputusan Rakor: Status Siaga dan Langkah Konkret Lainnya
 
Walikota Jambi kemudian menyampaikan hasil keputusan rakor, di mana seluruh elemen masyarakat dan pemerintah diminta untuk memberikan dukungan penuh terhadap penanganan Karhutla dan geng motor. Status siaga untuk kedua masalah ini ditingkatkan, dan setiap instansi diminta melaksanakan tugas pokoknya masing-masing. Terkait geng motor, setiap kecamatan diminta membentuk tim antisipasi geng motor yang melibatkan seluruh pihak terkait, serta menetapkan jam malam pukul 22.00 WIB bagi remaja di bawah umur 18 tahun.
 
Penutup: Deklarasi Bersama Wujudkan Jambi Aman dan Kondusif
 
Rakor Forkopimda Kota Jambi ini diakhiri dengan deklarasi bersama yang menyatakan dukungan penuh terhadap Kota Jambi bebas dari kelompok kriminal bermotor, serta komitmen untuk memperkuat antisipasi, pemantauan, dan tindak lanjut kebakaran hutan dan lahan di Kota Jambi. Seluruh peserta rakor sepakat untuk bekerja sama secara terpadu dan sinergis guna mewujudkan Kota Jambi yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.(Redaksi)

Posting Komentar

0 Komentar